Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘patah tulang batam’

Awal Juli lalu kakak sepupu saya jatuh dari motor. Kecelakaan kecil lantaran menabrak pembatas jalan tersebut mengakibatkannya mengalami patah tulang paha kanan dan retak tulang pinggul. Sempat dilarikan ke RS Casa Medika Muka Kuning, tapi hanya dirawat beberapa jam, setelah itu langsung dibawa ke Pak De, Batu Besar.

Pak De adalah ahli patah tulang yang cukup kondang di Batam. Tempat prakteknya di Kampung Melayu, Batu Besar, selalu ramai oleh pasien. Sampai sekarang pun Pak De masih terus membangun gedung baru untuk tempat rawat inap pasiennya.

Tingkat keberhasilan Pak De menyembuhkan patah tulang tergolong baik. Hampir semua tetangga dan kenalan saya yang berobat ke Pak De, dengan izin Allah, bisa kembali normal. Namun ukuran ‘kembali normal’ ini relatif, tergantung parah tidaknya tulang yang patah.

Lama proses pengobatan juga relatif. Bapak teman saya pernah dirawat pak de kurang dari sebulan karena ‘cuma’ patah di pergelangan kaki. Tapi ibunya temen adek saya(halah ribet!) dirawat hampir tujuh bulan karena sakitnya memang parah; dilindas mobil.

Satu hal yang patut dicatat, biaya berobat di Pak De relatif mahal. Mahal bila dibandingkan biaya berobat di ahli tulang lain, namun sangatlah murah jika dibanding biaya berobat di rumah sakit konvensional. Sebagai gambaran, kakak sepupu saya di atas harus menjalani 10 paket pengobatan, di mana tarif perpaketnya 2,5 juta rupiah, alias total 25 juta rupiah. Biaya segitu sudah termasuk biaya rawat inap dan makan selama proses penyembuhan.

***

Selain Pak De, ada juga Pak Yudi. Ahli patah tulang satu ini tinggal di Sungai Panas, tak jauh dari Masjid Darul Muta’allim. Beda dengan Pak De, Pak Yudi tidak membuka tempat praktek. Jadi yang mau berobat silakan datang ke kediaman beliau. Berhubung patah tulang tak bisa sembuh dalam sekali berobat, maka si pasien mau tak mau harus bolak-balik datang ke rumah pak yudi tiap kali akan diobati. Nah, nge-kos atau mengontrak rumah di sekitar rumah pak yudi bisa jadi solusi agar tak menyiksa si pasien.

Mengenai biaya, berobat di pak yudi jauuuh lebih murah dibanding pak de. Kabar baiknya lagi, pak yudi tak pernah mematok tarif untuk jasanya. Seikhlas pasiennya saja… Tapi jangan terlalu sikit pulak e.. 😉

Tingkat kesembuhan berobat di pak yudi juga tergolong baik. Sahabat saya yang mengalami patah tulang kaki dan pergelangan tangan akibat kecelakaan motor, sekarang sudah bisa naik motor lagi. Dia hanya diurut 3-4 kali untuk masing-masing tulang yang patah.

***

Selain Pak De dan Pak Yudi, dengar-dengar di Batuaji juga ada ahli tulang kondang lain. Kalau tidak salah namanya Pak Adi Rajo. Saudaranya sahabat saya pernah dua kali mengalami patah tulang kaki, salah satunya sampai remuk, kemudian berobat ke Pak Adi. Alhamdulillah dua kali patah tulang, dua kali pula dia bisa kembali normal.

Soal biaya, tengah-tengah. Tak setinggi Pak De, tapi juga tak sehemat pak yudi. 😉

***

Semoga kita senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Amien.

Advertisements

Read Full Post »