Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘setting gprs Nokia C2-03’

Inilah dia ponsel dual sim keluaran terbaru Nokia; C2-03. Dengan harga jual tak sampai sejuta rupiah, Nokia coba menawarkan pesona ponsel sliding kombinasi layar sentuh. Seperti apa performanya? Yuk kita kulik!

TAMPILAN LUAR

Secara fisik, bodi C2-03 lumayan menarik. Layar lebar, dibalut warna hitam dan diberi sentuhan metal gloss di bagian bawah ponsel, membuat C2-03 tampak cukup elegan. Begitu slide digeser, menyembullah keypad numeriknya yang rapat namun tetap empuk dan nyaman digunakan.

Di sisi atas ponsel diletakkan port audio 3,5mm. Sebagai ponsel dual SIM, C2-03 memiliki dua slot SIMCard. Slot SIM1 terletak di bawah baterai, slot SIM2 diletakkan di sisi kiri badan ponsel. Slot SIM2 ini bersifat easy swap, alias kartu dapat dilepas pasang kapan saja tanpa perlu merestart ponsel.

FUNGSIONALITAS

Ternyata oh ternyata.. Bodi elegan tidak menjamin kenyamanan penggunaan. Itu yang saya rasakan di C2-03 ini. Kesalahan terbesar ponsel ini adalah sok-sokan pake dual input method ala BB Torch. Kenapa salah?

1. C2-03 menggunakan layar sentuh kualitas rendah. Meski seluas 2,6 inch dengan ukuran 240×320 piksel, teknologi layarnya masih resistif, yakn jenis layar sentuh yang tidak peka sentuhan jari. Alhasil, seringkali untuk masuk ke satu menu saja kita harus menekan berkali-kali. Cape (deh)…

2. Dalam mengoperasikan C2-03, kita harus memakai kedua mode input-nya; layar sentuh dan keypad numerik. Somehow, menurut saya ini tidak nyaman. Alangkah lebih baiknya kalau nokia menyediakan d-pad 5 arah, daripada layar sentuh yang tak sensitif itu. Ketiadaan d-pad ini bikin kegiatan mengakses dan scrolling menu di C2-03 menjadi sangat tidak nyaman. Lebih lebih kalau kita main games atau browsing opera mini. Beeuh, stress.. Tombol di layar jadi kecil-kecil dan susah dipencet! Kesulitan ini tidak hanya saya yang berjempol gede yang mengalami, tapi juga adik saya yang berjari lentik.

FITUR

Kemampuan dual sim tentu menjadi fitur andalan C2-03. Jadi, di dalam bodi ramping c2-03 bisa dibenamkan dua simcard yang standby secara bersamaan. Sebagaimana sudah dijelaskan di atas, slot SIM2 bersifat easy swap, sehingga kita bisa gonta ganti simcard tanpa perlu repot buka baterai.

Untuk internetan, C2-03 sudah otomatis mensetting konfigurasi internet ketika kartu dimasukkan. Saya coba pake simPATI, IM3 dan 3, semuanya langsung ter-set internetnya dan tinggal pakai. Setiap browsing, kita akan ditanya mau pake koneksi data dari SIM1 atau SIM2. Namun khusus aplikasi Nokia Maps hanya bisa menggunakan SIM1. Sinyal maximun yang bisa ditangkap C2-03 adalah EDGE. No 3G, opo meneh HSDPA.

Fitur Music Player-nya lumayan. Kita bisa pilih mau muter lagu berdasarkan playlist, artist, album atau genre. Suara dari speaker internalnya cukup lantang dan bening. Ada juga fitur radio di mana kita harus mencolokkan headset terlebih dahulu.

Apalagi ya..? Oiya, terdapat fitur kamera 2 megapiksel dengan hasil tangkapan yang cukup (maaf) jelek. Video recorder juga ada dengan kualitas rekaman yang sama-sama (maaf) jelek. Harap maklum, secara harga C2-03 nggak sampai sejuta, jadi jangan minta yang macem-macem 😛 Kalau mau transfer-transferan foto/video/lagu tersedia fitur bluetooth.

Terakhir, ketika C2-03 dihubungkan ke komputer, maka akan muncul 3 pilihan koneksi; Nokia Ovi Suite, Media Transfer, dan Mass Storage. Kalau kita pilih Mass Storage, maka ponsel akan terbaca seperti flashdisk. Tinggal copy paste saja file yang mau kita transfer. Untuk kabel data yang digunakan, berjenis Micro USB. Sayang kabel tidak disertakan dalam paket penjualan, tapi kta bisa pakai kabel data Nokia seri lain, misalnya X5-01.

Sudah lengkap kan reviewnya? Sekarang tinggal keputusan anda; beli atau tidak. Saran saya; nggak usah. 🙂

***

SMS di C2-03 bisa tertampil seperti chat;

Default Browser & Nokia Maps di C2-03;

Bodi imut C2-03;

Read Full Post »