Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Nokia C2’

Berhubung hp dual sim saya rusak, saya pun membeli hp dual sim lagi. Tapi kali ini bukan hp cina, melainkan yang elitan; Nokia. Seri ponselnya C2-00. Seperti apa performanya, nanti akan saya ulas secara tajam, setajam silet!

Btw, tak seperti reviewreview sebelumnya, kali ini saya tak akan mendiskripsikan panjang lebar tentang C2-00. Saya hanya akan me-list poin-poin plus dan minus dari C2-00. Semoga nanti bisa memberi gambaran kinerja ponsel ini, dan menjadi bahan pertimbangan anda yang mau membeli C2-00 juga. Cekidot!

POIN PLUS
1. Harganya murah cuma 500ribuan.
2. Dengan duit segitu kita dapat hp dual sim on dari merek ternama. Insyaallah jaminan mutu dibanding merek ecek-ecek lain.
3. Fitur cukup lengkap: dual sim, kamera, video, bluetooth, radio fm dll.
4. Slot SIM 2 bersifat easy swap – terletak di sisi kanan ponsel dan bisa digonta-ganti simcardnya tanpa perlu mematikan hp.
5. Bisa dihubungkan ke komputer. Ada dua pilihan koneksi: Nokia PC Suite & Mass Storage. Lumayan, kita bisa transfer data dan back up contact phonebook ke komputer.
6. Bisa copy paste text! Ini fitur penting buat saya karena bisa nulis kapan pun dan di mana pun. 🙂
7. Internetnya lumayan cepat(EDGE), settingan otomatis, dan bisa pilih mau connect dengan SIM berapa.

POIN MINUS
1. Bentuk fisiknya standar banget. Tak ada yang bisa dibanggakan.
2. Kualitas kamera nauzubilah jeleknya. Rekaman videonya setali tiga uang.
3. Dalam paket penjualan tidak disertakan memory card dan kabel data. Hanya ada charger dan headset. Sukur-sukur kalau kamu sudah punya memory card dan kabel data dari hp nokia sebelumnya.
4. Layar kecil(1,8 inch) dan berresolusi rendah (128x160piksel). Kecerahan layar pun fixed alias tidak bisa diatur.

Itu aja sih. Bagi anda yang butuh hp dual sim murah dari brand ternama dan semata-mata mementingkan fungsionalitas, hp ini saya rekomendasikan.

Posisi slot simcard 2, port kabel data & port charger

Hasil foto kamera C2-00 yang cukup (maaf) jelek:

Read Full Post »

Inilah dia ponsel dual sim keluaran terbaru Nokia; C2-03. Dengan harga jual tak sampai sejuta rupiah, Nokia coba menawarkan pesona ponsel sliding kombinasi layar sentuh. Seperti apa performanya? Yuk kita kulik!

TAMPILAN LUAR

Secara fisik, bodi C2-03 lumayan menarik. Layar lebar, dibalut warna hitam dan diberi sentuhan metal gloss di bagian bawah ponsel, membuat C2-03 tampak cukup elegan. Begitu slide digeser, menyembullah keypad numeriknya yang rapat namun tetap empuk dan nyaman digunakan.

Di sisi atas ponsel diletakkan port audio 3,5mm. Sebagai ponsel dual SIM, C2-03 memiliki dua slot SIMCard. Slot SIM1 terletak di bawah baterai, slot SIM2 diletakkan di sisi kiri badan ponsel. Slot SIM2 ini bersifat easy swap, alias kartu dapat dilepas pasang kapan saja tanpa perlu merestart ponsel.

FUNGSIONALITAS

Ternyata oh ternyata.. Bodi elegan tidak menjamin kenyamanan penggunaan. Itu yang saya rasakan di C2-03 ini. Kesalahan terbesar ponsel ini adalah sok-sokan pake dual input method ala BB Torch. Kenapa salah?

1. C2-03 menggunakan layar sentuh kualitas rendah. Meski seluas 2,6 inch dengan ukuran 240×320 piksel, teknologi layarnya masih resistif, yakn jenis layar sentuh yang tidak peka sentuhan jari. Alhasil, seringkali untuk masuk ke satu menu saja kita harus menekan berkali-kali. Cape (deh)…

2. Dalam mengoperasikan C2-03, kita harus memakai kedua mode input-nya; layar sentuh dan keypad numerik. Somehow, menurut saya ini tidak nyaman. Alangkah lebih baiknya kalau nokia menyediakan d-pad 5 arah, daripada layar sentuh yang tak sensitif itu. Ketiadaan d-pad ini bikin kegiatan mengakses dan scrolling menu di C2-03 menjadi sangat tidak nyaman. Lebih lebih kalau kita main games atau browsing opera mini. Beeuh, stress.. Tombol di layar jadi kecil-kecil dan susah dipencet! Kesulitan ini tidak hanya saya yang berjempol gede yang mengalami, tapi juga adik saya yang berjari lentik.

FITUR

Kemampuan dual sim tentu menjadi fitur andalan C2-03. Jadi, di dalam bodi ramping c2-03 bisa dibenamkan dua simcard yang standby secara bersamaan. Sebagaimana sudah dijelaskan di atas, slot SIM2 bersifat easy swap, sehingga kita bisa gonta ganti simcard tanpa perlu repot buka baterai.

Untuk internetan, C2-03 sudah otomatis mensetting konfigurasi internet ketika kartu dimasukkan. Saya coba pake simPATI, IM3 dan 3, semuanya langsung ter-set internetnya dan tinggal pakai. Setiap browsing, kita akan ditanya mau pake koneksi data dari SIM1 atau SIM2. Namun khusus aplikasi Nokia Maps hanya bisa menggunakan SIM1. Sinyal maximun yang bisa ditangkap C2-03 adalah EDGE. No 3G, opo meneh HSDPA.

Fitur Music Player-nya lumayan. Kita bisa pilih mau muter lagu berdasarkan playlist, artist, album atau genre. Suara dari speaker internalnya cukup lantang dan bening. Ada juga fitur radio di mana kita harus mencolokkan headset terlebih dahulu.

Apalagi ya..? Oiya, terdapat fitur kamera 2 megapiksel dengan hasil tangkapan yang cukup (maaf) jelek. Video recorder juga ada dengan kualitas rekaman yang sama-sama (maaf) jelek. Harap maklum, secara harga C2-03 nggak sampai sejuta, jadi jangan minta yang macem-macem 😛 Kalau mau transfer-transferan foto/video/lagu tersedia fitur bluetooth.

Terakhir, ketika C2-03 dihubungkan ke komputer, maka akan muncul 3 pilihan koneksi; Nokia Ovi Suite, Media Transfer, dan Mass Storage. Kalau kita pilih Mass Storage, maka ponsel akan terbaca seperti flashdisk. Tinggal copy paste saja file yang mau kita transfer. Untuk kabel data yang digunakan, berjenis Micro USB. Sayang kabel tidak disertakan dalam paket penjualan, tapi kta bisa pakai kabel data Nokia seri lain, misalnya X5-01.

Sudah lengkap kan reviewnya? Sekarang tinggal keputusan anda; beli atau tidak. Saran saya; nggak usah. 🙂

***

SMS di C2-03 bisa tertampil seperti chat;

Default Browser & Nokia Maps di C2-03;

Bodi imut C2-03;

Read Full Post »